Engine overheat
atau mesin yang terlampau panas bisa saja terjadi sewaktu-waktu
pada mesin mobil anda. Tidak semua pengemudi atau pemilik kendaraan
memperhatikan temperatur gauge yang ada di dashboard ketika mengemudi,
sehingga bisa saja terjadi sampai mesin tiba-tiba mati karena terlalu
panas.
![]() |
| Sistem Pendingin Mesin |
Penyebab engine overheat antara lain :
- Kipas radiator yang tidak
berfungsi. Kipas radiator baik yang manual digerakkan oleh mesin melalui
V-belt ataupun yang electric bisa saja mengalami gangguan sehingga
tidak berfungsi maksimal.
- Radiator. Radiator adalah komponen utama pendingin air yang
digunakan untuk menjaga temperatur mesin. Berkurang atau hilangnya
fungsi radiator bisa disebabkan antara lain karena umur radiator,
addanya deposit kotoran dalam radiator, adanya kebocoran pada radiator,
dan lain sebagainya.
- Selang Radiator. Bagian yang mengalirkan air dari radiator kemesin ini bisa saja rusak atau pecah.
- Tutup Radiator. Sebagian pengemudi tidak mengerti betapa pentingnya
tutup radiator, padahal tutup radiator mempunyai fungsi yang penting
dalamsistem pendinginan. Fungsi tutup radiator antara lain adalah
menjaga air dalam radiator agar tidak cepat mendidih. Pada tutup
radiator terdapat 2 valve yang diatur oleh pegas, satu valve berfungsi
mengalirkan air dari radiator ke tabung reservoir ketika kondisi air
panas, sedang satunya berfungsi mengembalikan air dari reservoir ke
radiator saat mesin dingin. Rusak atau tidak berfungsinya tutup radiator
dapat mengakibatkan engine overheat. **
- Thermostat. Seringkali kita mendengar jika mesin sering panas
disarankan supaya thermostatnya dilepas. Untuk mesin-mesin lama dengan
teknologi lawas mungkin hal tersebut dapat membantu, tentunya tetap ada
efek samping pada mesin, dan untuk mesin-mesin mobil keluaran anyar yang
telah dilengkapi control unit, melepas thermostat sangat mempengaruhi
kinerja mesin. Fungsi thermostat sendiri adalah mengatur suhu air
pendingin di dalam sistem pendinginan dengan cara menutup dan membuka
saluran air pendingin dari radiator ke mesin. Tidak berfungsinya
thermostat akan berakibat aliran sistem pendingin terhenti, sehingga
mesin mengalami overheat.
- Water Pump. Fungsi water pump adalah memompa / menyedot air dari radiator untuk disirkulasikan kedalam mesin. Pengecekan water pump
dapat dilakukan saat suhu mesin mencapai temperatur kerja ( 70-80
derajat celcius). Dengan kondisi tutup radiator dibuka dapt diketahui
sirkulasi air di dalam radiator. jika water pump berfungsi dengan baik, maka secara visual air didalam radiator bersirkulasi dengan baik.
- Cylinder Head dan Paking Cylinder Head. Bagian ini bisa menjadi penyebab dan juga bisa merupakan dampak dari mesin Overheat. Mesin yang sudah tua dapat mengalami korosi pada bagian ini, sehingga kompresi mesin dapat bocor kedalam sistem pendingin. Kenali gejala kerusakan Paking dan cylinder head dengan cara menstater mesin dengan posisi tutup radiator dibuka. Jika terjadi semburan air saat mesin di start, dapat dipastikan terjadikerusakan pada salah satu bagian tersebut. Segera bawa ke bengkel dan perbaiki bagian tersebut.
Demikian kami berikan sedikit penjelasan penyebab mesin Overheat. Periksa bagian-bagian diatas pada waktu luang dengan harapan tidak mengalami engine overheat saat berkendara.

Terimakasih informasinya
BalasHapus